23

Industri kecil makanan sejenis keripik dengan produk-produknya seperti opak, ranginang, gitrek, dapros, dan aneka keripik lainnya merupakan komoditi khas Kabupaten Subang yang sangat potensial untuk dikembangkan, mengingat selain memiliki keunggulan komparatif stabil sepanjang waktu, harga yang kompetitif, juga ditunjang oleh tingkat keterampilan sebagian masyarakat yang cukup memadai.

Mengingat Kabupaten Subang merupakan penghasil buah nanas terbesar di Jawa Barat, maka salah satu hasil produk unggulannya adalah dodol nanas yang juga merupakan makanan khas Kabupaten Subang.

Industri Kecil anyaman bambu di Kabupaten Subang merupakan produk potensial untuk ditumbuhkembangkan mengingat selain didukung oleh bakat alam, sebagian masyarakat Subang yang cukup terampil dalam mengolah bambu menjadi produk dari mulai barang untuk keperluan sehari-hari hingga barang seni yang bernilai ekonomis tinggi.

Ukiran Kayu merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Subang yang diusahakan oleh sekitar 64 unit usaha, tersebar di beberapa kecamatan seperti Pagaden, Kalijati, Subang, Cisalak, Jalancagak, Purwadadi dan Cikaum. Komoditi yang dihasilkan berupa wayang golek, miniatur binatang, hiasan dinding, mainan anak-anak, dsb.

Selamat datang di website resmi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pengelolaan Pasar Kab. Subang

+ Dodol Nenas

Dodol Nenas

Kabupaten Subang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang sumber pendapatannya masih mengandalkan potensi sumber daya alam (agraris) sehingga dengan keberadaan IKM (Industri Kecil Menengah) yang tersebar di seluruh Kabupaten Subang sangat membantu untuk menggerakan perekonomian masyarakat, salah satu hasil produk unggulannya yaitu dodol nenas yang merupakan produk makanan khas Subang, mengingat Subang merupakan penghasil nenas terbesar di Jawa Barat.

Daftar pengrajin potensial dodol nenas di Kabupaten Subang

No. Nama Pengrajin Nama Perusahaan Alamat
1. Ade Patas Alam sari Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
2. Kartika Sari Kartika Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
3. Lilis Hernaliah Mekar Sari Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
4. Cucu Erviani Ratna Sari Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
5. Namat   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
6. Dasimah   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
7. Sukarni   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
8. Darwati   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
9. Nani   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
10. Amasih   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
11. Entin   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
12. Suci Cahyati   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
13. Ate   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
14. Mimih   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
15. Rike   Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak

 

+ Anyaman Bambu

Anyaman Bambu

Industri kecil anyaman bambu di Kabupaten Subang merupakan produk potensial untuk ditumbuhkembangkan mengingat selain didukung oleh bakat alam, sebagian masyarakat Subang yang cukup terampil dalam mengolah bambu menjadi produk dari mulai barang keperluan sehari-hari hingga barang seni yang bernilai ekonomis tinggi. Jenis produk yang dihasilkan antara lain boboko, ayakan, nyiru, giribig, kap lampu, dan sebagainya.

Potensi industri kecil anyaman bambu di Kabupaten Subang
Unit usaha : 2.280 Unit
Tenaga Kerja : 3.407 orang
Nilai Investasi : Rp. 488.700.000,-
Nilai Produksi : Rp. 5.132.470.000,-
Nilai Bahan Baku : Rp. 3.098.243.000,-

+ Makanan Sejenis Keripik

Makanan Sejenis Keripik

Industri kecil makanan sejenis keripik dengan produk-produknya seperti opak (ketan dan singkong), ranginang, gitrek, dapros, aneka keripik (pisang, singkong, ubi, gadung, talas, dan nenas), merupakan salah satu komoditi khas Kabupaten Subang, dan sangat potensial untuk dikembangkan, mengingat selainmemiliki keunggulan komparatif seperti ketersediaan bahan baku yang relatif stabil sepanjang waktu, dengan harga yang kompetitif, juga ditunjang oleh tingkat keterampilan sebagian masyarakat terutama di pedesaan yang cukup memadai dalam mengolah beberapa produk hasil pertanian menjadi produk komersial. Selain hal tersebut, kecenderungan konsumen untuk mengkonsumsi produk tradisional tiap tahun, trendnya terus mengalami peningkatan.

Potensi Industri Kecil Makanan sejenis Keripik di Kabupaten Subang
Unit Usaha : 3.564 Unit
Tenaga Kerja : 12.340 orang
Nilai Investasi : Rp. 455.700.000,-
Nilai Produksi : Rp. 2.132.470.000,-
Nilai Bahan Baku : 1.098.243.000,-

+ Ukiran Kayu

Ukiran Kayu

Ukiran kayu merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Subang, diusahakan oleh sekitar 64 unit usaha yang tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Pagaden, Kalijati, Subang, Cisalak, Jalancagak, Purwadadi, dan Cikaum. Adapun komoditi yang dihasilkan adalah berupa wayang golek, miniatur binatang, hiasan dinding, mainan anak, dan sebagainya.

Produk ukiran kayu Kabupaten Subang telah mampu menembus pasar ekspor seperti Kanada, Australia, Jepang, wilayah Asia Tenggara, Belanda, dan beberapa negara eropa lainnya. Berikut ini merupakan daftar pengrajin potensial ukiran kayu di Kabupaten Subang :

No. Nama Pengrajin Nama Perusahaan Alamat
1. Suade Karya Mekar Mandiri Kp. Nagrogjaya, Ds. Sukamulya, Kec. Pagaden
2. Koswara Sinar Harapan Kp. Sukarandeg, Ds. Gunungsari, Kec. Pagaden
3. AT. Mansyur Warkodara Kp. Santiong, Ds. Palasari, Kec. Jalancagak
4. Gugun Tresnadi Ayodya Ds. Tambakmekar, Kec. Jalancagak
5. Ita Yana PT. Winaya Krama Kp. Cikalong, Ds Jabong
6. Warsa Warsa Kp. Salumpit, Ds. Gandasari, Cikaum
7. Ruhmat Ruhmat Ds/Kec. Cisalak
8. Makmur MG. Gallery Kp./Ds. Bojongloa
9. Faizal Abeba Art Jl. Otista Lio Subang